Jumat, 21 Desember 2012

Luka Bekas Jerawat? Atasi Dengan Ini..

[caption id="attachment_845" align="aligncenter" width="300"]How-to-cure-acne , Photo from  acnetreatmentcompass.com How to cure acne. Image from acnetreatmentcompass.com[/caption]

Memiliki wajah mulus dan bersih mungkin memang menjadi impian semua orang, tak hanya wanita. Namun kadang luka bekas jerawat agak mengganggu pandangan di wajah kita. Kali ini Anda tak perlu khawatir jika luka jerawat Anda tidak begitu parah. Seperti yang dilansir Lifemojo, ternyata ada lho, bahan-bahan alami yang bisa membantu mengurangi luka jerawat yang tidak terlalu parah. Ingin tahu apa saja? Simak deh …


Madu


Kombinasi vitamin dan mineral yang tidak biasa dimiliki oleh madu, dimana keduanya merupakan kandungan yang diperlukan untuk memiliki kulit yang mulus. Untuk mendapatkan kulit yang bersinar cerah serta lembut bisa Anda dapatkan dengan menerapkan madu yang dicampur dengan jus lemon pada bekas luka untuk membantu menyingkirkan luka-lukanya.


Cendana


Untuk mengobati luka jerawat serta mengurangi rambut di wajah bisa menggunakan bubuk cendana yang dicampur dengan air mawar.


Lemon


Lemon bisa bertindak sebagai pemutih alami kulit Anda. Oleskan jus lemon dengan sepotong kapas pada luka jerawat, itu bisa mengurangi melanin dari daerah yang terkena serta memperbaiki warna kulit. Namun, karena jus lemon bisa menyebabkan kulit menjadi kering maka sebaiknya setelah membasuhnya oleskan wajah Anda dengan pelembab.


Tomat dan Mentimun


Keduanya merupakan kombinasi yang baik sebagai pemutih alami dan antioksidan yang membantu menjadikan kulit lebih cerah.


Telur


Putih telur mengandung jumlah protein yang baik serta vitamin dan mineral yang penting, dimana semuanya bisa membantu menyingkirkan jerawat dan luka jerawat serta memberikan pengaruh yang baik secara keseluruhan pada kulit.


Kunyit


Pengolesan pasta kunyit pada jerawat yang mengandung efek antibakterial serta antijamurnya bisa membantu dalam  mengurangi timbulnya jerawat.


Susu


Terapkan susu dingin pada wajah menggunakan kapas kemudian pijat-pijat. Anda juga bisa menggunakan susu biasa atau dengan menambahkan kunyit atau jus mentimun. Ini akan membantu Anda menghilangkan luka dan membuat wajah Anda cerah. Namun, jika Anda sedang memiliki jerawat di wajah, janganlah menyentuhnya karena itu bisa menyebabkan infeksi.


Diet sehat


Mengonsumsi buah-buahan segar dan sayuran berdaun hijau dapat memberikan nutrisi yang baik untuk kulit dan menjadikannya sehat. Minum air yang banyak untuk membuat kulit anda tetap terhidrasi, dengan begitu bisa membantu anda menyingkirkan luka jerawat dan membuat kulit lebih bersinar.


Sumber : www.glowupmagazine.com

Kamis, 20 Desember 2012

Kesalahan Yang Kerap Dilakukan Saat Diet

[caption id="attachment_3461" align="aligncenter" width="258" caption="fat loss / photo from http://www.womengirlsfashion.com"]fat loss / photo from http://www.womengirlsfashion.com[/caption]

Anda sedang merasa kurang puas dengan berat badan? Banyak wanita yang tegah berada di posisi ini melakukan diet untuk mengurangi dan mencapai berat badan ideal. Namun, terkadang cara diet tidak selalu berdampak sama pada setiap orang, ada yang berhasil adapun yang tidak.

Nah, ternyata saat melakukan diet, tanpa disadari kita melakukan hal bodoh yang kerap dilakukan, yang membuat diet yang Anda lakukan, tampak sia-sia tak menghasilkan seperti yang Anda harapkan. Apa saja kesalahn dalam berdiet itu? ini dia ..

Olahraga

Kenyatannya, diet tak bisa berjalan dengan baik jika tak diiringi olahraga. Bahkan jika kita berhasil menghilang beberapa kilo, mereka begitu cepat kembali saat Anda mulai bersantai dan bermanja-manja lagi. Lain hal, jika Anda melakukan diet dibarengi olahraga rutin, karena lemak yang berlebihkan lebih mudah dibakar dan mereka tidak muncul kembali.

Sarapan

Jangan melewatkan sarapan Anda. Karena faktanya ialah pada saat kita bangun di pagi hari, terakhir kalinya Anda makan ialah sekitar 8-10 jam yang lali. Organisme kita memerlukan bahanbakar dalam bentuk makanan untuk berfungsi dengan baik. Selain itu, jika kita menyempatkan diri untuk sarapan bisa mencegah kita makan dalam porsi yang lebih banyak di waktu makan siang, dibandingkan mereka yang melewatkan sarapan.

Makan Cukup

Tubuh kita memerlukan sejumlah  kalori agar bisa bekerja dengan baik. Jika kita makan kurangdari 1000 kalori kita bisa mengembangkan masalah kesehatan ( sepertigangguan makan) atau bahkam mati jika kita terus-terusan melakukan kebiasaan tersebutuntuk waktu yang panjang. Selain itu, metabolisme kita akan hancur ( dan dibutuhkan beberapa tahun atau seumurhidup untuk membuatnya kembali bekerja dengan benar). hmm, serem ya?

Pengendalian Porsi

Jumlah makanan yang kita makan selama satu kali makan itu penting. Jika kita makan terlalu banyak tubuh tidak akan mungkin bisa mencerna semuanya dengan baik. Jadi, pengendalian porsi adalah salah satuhal yang harud siingat sepanjang waktu. Menurut Our Vanity,  lebih baik makan dengan porsi kecil sebanyak lima kali sehari daripada makan besar tidag kali sehari.

Makan Di Waktu Emosional

Ketika mendapatkan stress biasanya kita akan “melarikan diri” pada makanan. Nah, ini yang sebaiknya dihindari. lebih baik Anda melakukan hal lain untuk menghilangkan stress dan memulihkan diri dari masalah.

Tidur Cukup

Tidur juga sama pentingnya bagi organisme kita dengan makanan dan air. Jika tidur kita kurang, bisa jadi usaha diet Anda akan sia-sia.

Nah, dengan begini Anda jadi tahu ‘kan apa saja kesalahan yang kerap dilakukan oleh wanita saat berdiet yang membuat diet tak berjalan sesuai harapan. Jangan lupa untuk selalu makan makanan sehat dan juga bergizi ya..

Sumber : Our Vanity

Tips Tetap Cantik Saat Traveling

 


[caption id="attachment_4138" align="aligncenter" width="400"]photo from : http://beauty.allwomenstalk.com Stay Beauty When Travel. photo from : http://beauty.allwomenstalk.com[/caption]

Libur hari raya tampak sudah di depan mata. Bagaimana denga rencana jalan-jalan Anda? sudah terencanakah? Libur hari raya banyak dimanfaatkan oleh beberapa orang untuk melakukan traveling. Apapun kegiatan Anda nantinya, tentu ingin selalu tampil cantik, bukan?  Nah, untuk menjaga kecantikan Anda selama berjalan-jalan, di bawah ini ada beberapa tips untuk menjaga kecantikan Anda selama traveling, yang dilansir dari laman Our Vanity. Apa saja itu ?




  • Tentukan produk-produk yang Anda perlukan. Jika tempat yang akan Anda kunjungi memiliki iklim cerah maka Lotion atau spray SPF merupakan barang yang harus Anda miliki. Sisanya, tergantung dengan kulit dan jenis rambut yang Anda miliki.

  • Kulit dan rambut yang kering memerlukan pelembab. Gunakan tissue yang bersih untuk menyeka kulit di sepanjang hari bisa bermanfaat bagi mereka yang memiliki kulit berminyak. Lipbalm juga akan membantu bibir Anda untuk terlihat selalu halus dan lembab.

  • Jangan menggunakan riasan yang berlebihan. Gunakan riasan sesedikit mungkin selama perjalanan karena akan sulit untuk melakukan touch up ketika diperlukan. Tapi jika diperlukan, pakai lip gloss hingga akhir perjalanan. Hindari menggunakan foundation atau krim lainnya saat perjalanan panjang.

  • Minum cukup air dan istirahat cukup. Dengan meminum cukup air putih selama perjalanan akan menjaga tubuh dan kulit Anda dehidrasi dan menjaganya tetap halus. Istirahat yang cukup juga akan membantu tubuh Anda pulih kembali setelah melakukan perjalanan panjang.

  • Usahakan untuk membeli produk kosmetik yang berkualitas dan cocok untuk Anda meski memang harganya mungkin memang sedikit menguras kantong Anda. Pastikan membawa hal-hal yang diperlukan seperti sikat, krim wajah, pembersih dan tissue bersih. Akan lebih mudah jika barang yang Anda butuhkan ada dengan Anda.

  • Sebelum melakukan perjalanan, cobalah untuk mendapatkan semua perawatan kecantikan yang Anda perlukan. Sehingga Anda tak perlu khawatir tentang hal itu selama liburan.


Nah, sudah siap untuk liburan?




Sumber : Our Vanity



 


Minum Sesaat Setelah Makan? Bahaya!


[caption id="attachment_4842" align="aligncenter" width="297"]Foto: beritaunik.net Foto: beritaunik.net[/caption]

Kebiasaan di Indonesia, orang selalu minum segera setelah makan. Minum sesaat setelah atau sebelum makan serta sesaat setelah mengonsumsi buah-buahan sangatlah tidak dianjurkan  dengan alasan sebagai berikut:




  1. Minum sesaat setelah makan berakibat memperlambat proses pencernaan dan mengurangi tingkat konsentrasi organ pencernaan yang pada akhirnya dapat mengurangi kemampuannya dalam mengolah makanan. Dengan demikian, proses pencernaan makanan pun akan berlangsung dalam waktu yang lebih lama. Oleh karena itu, dianjurkan untuk menunda minum agar organ pencernaan dapat berkonsentrasi sesuai dengan jumlah makanan. Selain itu, menunda minum dapat membantu proses pencernaan. Waktu paling tepat untuk minum adalah satu jam setelah makan. Minum sebelum makan juga dapat menurunkan nafsu makan sedangkan minum setelah makan dapat menyebabkan daerah sekitar perut terlihat gendut.  Adapun makan saat makan dapat membantu aktivitas makan karena air dapat mengendorkan lambung.

  2. Kopi atau segelas air dapat mengurangi nafsu makan jika dikonsumsi sebelum makan. Teh juga tidak dianjurkan untuk dimunum sebelum makan karena dapat mengurangi jumlah lendir yang berfungsi untuk mencerna makanan. Selain itu, tanin dalam teh terbukti dapat menghalangi penyerapan zat besi yang terdapat dalam makanan. Jika kondisi tersebut terus berlangsung, dapat menyebabkan anemia. Waktu paling tepat untuk mengonsumsi teh adalah dua jam setelah makan.

  3. Banyak zat gula yang terdapat dalam buah-buah. Apabila gula dalam buah ditambah dengan air yang kita konsumsi segera setelah makan buah, dapat membuat gemuk.


Jadi, mari minum di saat yang tepat!




Sumber: as-Sayyid, Abdul Basith Muhammad. Inilah Makanan Rasulullah


Rabu, 19 Desember 2012

Si Minuman Hitam Yang Bermanfaat

[caption id="attachment_2722" align="aligncenter" width="275" caption="275px-A_small_cup_of_coffee / photo from http://en.wikipedia.org"]275px-A_small_cup_of_coffee /  photo from http://en.wikipedia.org[/caption]

Sepertinya jika membahas manfaat tentang kopi memang belum ada habisnya. Seperti penelitian sebelumnya, ditemukan dampak negatif dan positif dari kopi. Nah, penelitian yang terbaru mengatakan minum kopi bisa meningkatkan ingatan orang yang menderita penyakit pada otak atau pikun yang berkaitan dengan usia, dan bisa mencegah munculnya gejala tersebut. Hmm, menarik ya?

Untuk mendapatkan hasil, mereka menguji teori mereka dengan memberikan suplemen makanan dengan sifat yang sama tanpa kafein pada tikus dengan diabetes tipe 2.

Penyakit ini menurunkan kadar glukosa dalam otak, yang menyebabkan penurunan memori dan fungsi otak lainnya, tapi setelah lima bulan perawatan pada tikus dengan memberikan suplemen, dibandingkan dengan plasebo, menunjukan tingkat meningkatkan glukosa.

Dr Giulio Maria Pasinetti dari The Mount Sinai School di New York, yang memimpin penelitian, mengatakan tes pada manusia bisa mengikuti. Dia berkata: "Ini adalah bukti pertama yang menunjukkan potensi manfaat persiapan kopi tanpa kafein baik untuk mencegah dan mengobati penurunan kognitif yang disebabkan oleh diabetes tipe 2, penuaan, dan / atau gangguan neurodegenerative," ujarnya.

Kopi terkait dengan risiko lebih tinggi akan penyakit jantung dan stroke, tetapi Dr Pasinetti mengatakan efek ini adalahkemungkinan besar karena kandungan kafeinnya. Studi menunjukkan bahwa gejala awal penyakit seperti Alzheimer, seperti kehilangan memori, dapat dideteksi beberapa dekade sebelum diagnosis menyoroti kebutuhan untuk perawatan pelindung, tambahnya.

Sumber : Telegraph

Nasi Putih Tingkatkan Resiko Diabetes Tipe 2

[caption id="attachment_3130" align="aligncenter" width="300" caption="white rice / photo from http://www.dailymail.co.uk"]white rice / photo from http://www.dailymail.co.uk[/caption]

Ada ungkapan yang sering dikatakan, berbunyi “ Jika tak sarapan dengan nasi putih, bukan orang Indonesia namanya”. Ya, bagi sebagian orang Indonesia, sarapan yang ideal adalah sarapan dengan nasi putih dan lauk pauk lengkap dan porsi banyak untuk mendapatkan energi yang cukup untuk menjalani aktivitas setiap harinya. Namun, jika Anda peduli dengan kesehatan sendiri, sebaiknya Anda mulai mengamati jumlah asupan nasi putih yang Anda konsumsi. Karena, menurut penelitian,dengan memakan nasi putih memungkinkan untuk mengembangkan diabetes tipe 2.

Menurut review dari empat penelitian serta melibatkam 350.000 orang, menyatakan makin banyak orang makan nasi putih, semakin tinggi kesempatan mereka untuk mengembangkan kondisi tersebut. Tinjauan ini diamati dua studi dari Cina dan jepang, dan dua dari Amerika Serikat dan Australia.

Orang asia cenderung memiliki asupan makanan yang jauh lebih tinggi daripada di Barat, rata-rata 3-4 porsi sehari dibandingkan satu atau dua porsi per minggu. Dan mereka juga memiliki resiko mengembangkan diabetes tipe 2, dengan mereka yang makan paling banyak yang paling beresiko.

Peneliti Dr Qi Sun, dari Harvard School of Public Health, Boston, mengatakan, "Setiap kenaikan melayani per hari dalam asupan nasi putih dikaitkan dengan kecil, namun secara signifikan lebih tinggi resiko diabetes,” ujarnya seperti yang terlansir di Daily Mail.

"Ini mungkin baik-baik untuk sesekali makan nasi putih, satu atau dua porsi per minggu, meskipun konsumsi terlihat di negara-negara Asia akan meningkatkan risiko diabetes secara substansial." tambahnya lagi.

Keterkaitan mungkin dijelaskan oleh efek beras putih pada kadar gula darah, karena relatif tinggi pada indeks glikemik (GI), yang mengukur seberapa cepat glukosa dilepaskan ke dalam aliran darah setelah makan. Makanan GI rendah seperti beras merah memecah perlahan, yang membuat orang merasa kenyang lebih lama dan menjaga kadar gula darah lebih stabil. Nasi putih juga memiliki nutrisi yang lebih sedikit, termasuk serat dan magnesium, yang dapat membantu mencegah diabetes tipe 2.

Tinjauan, yang diterbitkan dalam British Medical Journal, dinilai satu porsi beras sebagai 158g, dan mengambil faktor-faktor seperti berat badan, tingkat olahraga dan diet dari relawan. Selama masa tindak lanjut penelitian, mulai dari empat hingga 22 tahun, sekitar 13.200 orang mengembangkan diabetes.

Catherine Collins, ahli gizi utama di Rumah Sakit St George, London, mengatakan peningkatan konsumsi beras putih di antara orang Asia mungkin meningkatkan risiko diabetes, tapi itu menjadi risiko yang  tidak mungkin ditransfer ke Barat.Ini bukan hanya karena konsumsi lebih rendah di negara seperti Inggris, tetapi juga karena perbedaan dalam pola makan dan gaya hidup. Dr Iain Frame, direktur penelitian di Diabetes UK, mengatakan kajian tersebut tidak memberikan hasil yang konklusif.

Sumber : Daily Mail

Seri Sajian Awet Muda #1: Ubi Jalar


[caption id="attachment_4834" align="aligncenter" width="334"]Foto: duniafitnes.com Ubi Jalar. Image from : duniafitnes.com[/caption]

Hallo pembaca setia, Felisblog! Makanan yang sehat memang sangat penting untuk tubuh, nutrisi yang cukup akan membuat tubuh menjadi sehat dan bugar. Beberapa manfaat dari nutrisi yang masuk ke tubuh di antaranya adalah untuk memperbarui sel-sel yang rusak, menjaga kelembaban kulit, mencerahkan kulit, dan masih banyak lagi yang lain. Kombinasi dari manfaat-manfaat yang disebutkan tadi membuat kulit tampak lebih muda dari usia aslinya alias kamu akan tampak awet muda. Nah, tentu para pembaca sudah akrab dengan berbagai nutrisi yang diperlukan untuk mencapai hal tersebut. Kali ini dan insyaallah akan terus berlanjut, penulis menyajikan seri sajian awet muda yang berisi contoh bahan makanan yang dapat membuatmu awet muda. Jika beruntung, kamu akan menemukan satu atau beberapa resep mudah di dalamnya untuk langsung kamu praktikkan. So...., kita mulai saja yuk! Bahan makanan kita yang pertama adalah ubi jalar.


Siapa sangka ubi jalar yang identik dengan makanan orang desa ternyata memiliki kandungan nutrisi yang tinggi dan membuat kamu tampak awet muda. Ubi jalar kaya akan vitamin C dan E, dua vitamin yang berperan besar untuk penampilan awet muda. Kedua vitamin tersebut bekerja secara sinergis untuk menjauhkan keriput dan menjaga kesehatan mata serta menjaga daya ingat. Ubi jalar yang berwarna jingga sarat dengan beta-karoten yang dapat menjaga kesehatan kulit, mata, dan paru-paru. Dengan vitamin C yang dikandungnya, ubi jalar mendukung kerja sistem kekebalan tubuh. Ubi jalar juga mengandung anti oksidan yang berperan sebagai anti kanker. Tak hanya itu, ubi jalar mengandung vitamin B6 yang berfungsi untuk memperkuat daya ingat dan melindungi jantung.


Sulitkah mengolah ubi jalar menjadi makanan yang dinikmati? Tentu saja tidak. Dengan mengukusnya hingga empuk saja kamu sudah dapat menimati ubi jalar. Kamu juga bisa menumbuk ubi jalar yang sudah dikukus dan membentuknya menjadi bola-bola berisi gula merah. Makanan ini disebut sebagai gejos atau orang Jawa menyebutnya klenyem. Kamu juga mencampurkannya dalam kolak jika mau. Bagi kamu pecinta herbal, ubi jalar juga bisa dipadukan dengan herbal sebagai salah satu sajian awet mudamu.


Diadaptasi dari resep Sarah Merson dalam bukunya, The Top 100 Foods for a Younger You, berikut ini adalah resep praktis yang mengombinasikan ubi jalar dengan daun-daunan herbal pilihanmu:


Bahan:


6 buah ubi jalar ukuran sedang, minyak zaitun, black pepper (boleh-boleh saja menggantinya dengan merica putih), segenggam penuh oregano dan tangkai timi (kalau sulit memperolehnya di Indonesia, kamu bisa pakai daun herbal apa saja. Misalnya, seledri, daun bawang, dan lain-lain sesuai seleramu).


Cara membuat:




  1. Panaskan oven dalam suhu 180 derajat Celsius.

  2. Bersihkan kulit ubi jalar dan potong memanjang lalu iris seperti irisan kapak, lalu taruh ke dalam loyang panggang.

  3. Remukkan dedaunan herbal dan taburkan di atas potongan ubi.

  4. Percikkan minyak zaitun dan bumbui dengan merica hitam.

  5. Aduk rata dan panggang selama 30 menit hingga empuk. Sajikan hangat.


Mudah bukan? Selamat mencoba!